Perkuliahan

Kurikulum dan Beban Pembelajaran
Struktur kurikulumProgram Pendidikan DokterSpesialis IIObstetri dan Ginekologi sesuai dengan keminatan masing-masing yang mana dimulai kegiatan Mata Kuliah Dasar Umum disemester 1 (satu) dan dilanjutkan dengan kegiatan / kurikulum yang terpisah.
Kurikulum dalam program pendidikan subspesialis ini disusun berdasar kebutuhan dan prediksi kedepan akan bidang minat spesialis serta kemungkinan masalah kesehatan yang menjadi tantangan kita dikemudian hari yang harus mampu dipecahkan peserta didik setelah menyelesaikan program pendidikan ini.

3.1. Analisis Kompetensi Prodi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi
3.2 Organisasi Kurikilum Prodi Obstetri dan Ginekologi

Kurikulum Dasar dan Lanjutan (ilmu keminatan) Prodi Obstetri dan Ginekologi terbagi menjadi 5 (lima) keminatan yang tertera dalam bentuk tabel sebagai berikut :

3.2.1 Kurikulum Keminatan Fetomaternal Prodi Obstetri dan Ginekologi
Materi Keminatan Fetomaternal terdiri dari 7 Modul disamping modul dasar yang dilaksanakan secara bersama, adapun modul tersebut adalah sebai berikut :
1. Modul 1 : Kedokteran Maternal 2. Modul 2 : Genetik 3. Modul 3 : Anomali Fetal 4. Modul 4 : Komplikasi Antenatal 5. Modul 5 : Penanganan Intrapartum 6. Modul 6 : Infeksi 7. Modul 7 : Umum
Adapun penerapan / penjadwalan Modul pada masing-masing tingkatan / semester seperti pada table berikut

TABEL 3.1 : Kurikulum modul Keminatan Fetomaternal Prodi Obstetri dan Ginekologi
Modul/Semester Semester I Semester II Semester III Semester IV
1. Komplikasi Medis Pada Kehamilan • Hipertensi
• Peny. Ginjal
• Peny. Jantung
• Peny. Hati/Hepar
• Peny. Pemafasan
• Peny. Gastrointestinal • Diabetes
• Peny. Endokrin Lain
• Peny. Saraf
• Peny. Jaringan Ikat
• Peny. Darah
• Peny. Tromboemboli • Peny. Jiwa
• Penyalahgunaan Obat (Narkotik, Alkohol, Psikotropik, dan Zat Adiktif lainnya NAPZA)
• Penyakit Kulit • Penyakit Keganasan
• Skenario Klinis
2. Genetika • Kelainan Genetika • Kelainan Kromosom • Cacat Ganda dan Gangguan Sindroma —
3. Kelainan Anatomi Janin • Kelainaan SSP
• Anomali Jantung
• Anomali Organ Genitourinaria
• Abnormalitas Paru • Kelainan Dinding Abdomen&GIT
• Kelainan Wajah dan Leher
• Anomali Skeletal
• Tumor pada Janin • Hidrops Fetalis
• Kehamilan Multipel
• Anomali Cairan Amnion • Terminasi Kehamilan
• Konseling Prakonsepsi
4. Komplikasi Antenatal • Abortus dan Kematian
Janin
• Gangguan Plasentasi
• Gangguan Pertumbuhan Janin • Perdarahan Antepartum
• Persalinan Preterm
• Kehamilan Multiple • Malpresentasi
• Aloimunisasi Sel Darah Merah
• Aloimunisasi Platelet • Masalah Ginekologi dalam Kehamilan
5. Komplikasi Intrapartum • Pengelolaan Ruang Bersalin
• Partus Tudak Maju
• Status Janin mencurigakan pada persalinan
• Kehamilan Multiple dan Malpresentasi Janin • Distosia Bahu
• Trauma Traktus Genital
• Perdarahan Pascasalin dan Patologi Kala Tiga • Seksio Sesaria
• Anestesi dan Analgesia
• Resusitasi • Kelainan Medis di Ruang Bersalin
• Perawatan Intensif
6. Penyakit Infeksi • HIV
• Hepatitis
• CMV
• Virus, Herpes Simpleks
• Parvovirus • Rubella
• Varisela
• Toxoplasmosis
• Malaria
• Tuberkulosis • Streptokokus
• Sifilis
• Peny. Menular Seksual Lainnya dalam Kehamilan
• Vaginosis Bakterialis • Baktenuria Asimtomatik
dan ISK Akut Simtomatik
• Kondisi Infeksius Lainnva

7. Umum • Komunikasi, Kerjasama tim dan Kemampuan Kepemimpinan
• Praktek Kedokteran Baik dan mempertahankan Kepercayaan • Pengajaran
• Penatalaksanaan Klinik dan Penatalaksanaan Resiko • Administrasi dan Penatalaksanaan Pelayanan
• Penggunaan Informasi dan
Penatalaksanaan • Penelitian
SKS

3.2.2 Kurikulum Keminatan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi / FER Prodi Obstetri dan Ginekologi

Materi pembelajaran pada pendidikan Subspesialis FER terdiri dari 2 (dua) kelompok besar yang terbagi menjadi beberapa modul, yaitu :
A. Kelompok materi pembelajaran ilmu dasar ( 9 modul )
B. Kelompok materi pembelajaran ilmu FER (12 modul)

A. Kelompok materi pembelajaran ilmu dasar, terdiri dari :
1. Modul dasar 1 – Anatomi dan fisiologi organ reproduksi
2. Modul dasar 2 – Etik dan aspeklegal
3. Modul dasar 3 – Embriologi
4. Modul dasar 4 – Imunologi
5. Modul dasar 5 – Genetika
6. Modul dasar 6 – Patologi
7. Modul dasar 7 – Metoda penelitian & statistik
8. Modul dasar 8 – Biologi molekuler reproduksi
9. Modul dasar 9 – Evidence based medicine/ Kedokteran berbasis bukti

B. Kelompok materi pembelajaran ilmu FER terdiri dari 12 modul, yaitu :

1. Modul FER 1 – Endokrinologireproduksi
2. Modul FER 2 – Ovariumdan Sindroma Ovarium Polikistik (SOPK)
3. Modul FER 3 – GinekologiremajadanPediatrik
4. ModulFER 4 –Kontrasepsihormonal
5. ModulFER 5 –Klimakterium danpremature ovarian failure (POF)
6. ModulFER 6 – Endometriosis
7. ModulFER 7 –Bedahreproduksi dan endoskopi
8. Modul FER 8 – Infertilitas
9. ModulFER 9 –Kegagalan pada kehamilan awal (Early Pregnancy Problems)
10. Modul FER 10 – Andrologi
11. ModulFER 11 –Teknologi Reproduksi Bantuan
12. Modul FER 12- Modul Generik

Kompetensi yang akan dicapai oleh peserta didik tercantum dalam evaluasi pendidikan.

Tabel 3.2 Kurikulum modul Keminatan FER Prodi Obstetri dan Ginekologi

Mata Ajar / Modul Jenjang I Dasar Jenjang II Lanjut
Semester 1 Semester 2 Semester 3 Semester 5
Kuliah/Sinopsis Praktek Klinik Kuliah Praktek Klinik Kuliah Praktek Klinik Kuliah Praktek Klinik
Modul dsr 1(dasar)
Modul dsr 2
Modul dsr 3
Modul dsr 4
Modul dsr 6
Modul dsr 7
Modul dsr 8
Modul dsr 9
Modul FER 1
Modul FER 2
Modul FER 3
Modul FER 4
Modul FER 5
Modul FER 6
Modul FER 7
Modul FER 8
Modul FER 9
Modul FER 10
Modul FER 11
Modul FER 12

3.2.3 Kurikulum Keminatan Onkologi Prodi Obstetri dan Ginekologi

TABEL 3.3 : Kurikulum Keminatan Onkologi Prodi Obstetri dan Ginekologi

No Modul Semester SKS
I II III IV
1

Patologi Anatomi ( 4 minggu )
1. Histopatologi
2. Sitologi
3. Imunohistokimia  15

2 Radiologi Diagnostik ( 4 minggu )
1. Radilogi konvensional
2. CT – Scan
3. M R I
4. Imunoskintigrafi
5. Renograf
6. USG 
3 Radioterapi ( 4 minggu ) 
4 Bedah Digestif ( 4 minggu ) 
5 Bedah Vaskuler ( 4 minggu ) 
6 Bedah Urologi 
7 Pembedahan Tumor  
8

Sirkulasi Ginekologi
1. Onkologi Ginekologi ( Ruangan )
2. Onkologi Ginekologi ( Poliklinik )


9 Aktifitas Ginekologi
1. Sinopsis
a. Epidemiology
b. Biologi Sel
c. Onkogenesis Virus
d. Imunologi Tumor
e. Prinsip Pembedahan Onkologi
f. Prinsip Radiobiologi dan Radioterapi
g. Prinsip Pembedahan Kanker Ginekologi
h. Prinsip Kemoterapi dan Imunoterapi
i. Penelitian Klinik
j. Biostatistik
2. Prosedur
a. Kolposkopi
b. Histeroskopi
c. Sistoskopi
d. Laparoskopi
e. Sigmoidoskopi
f. Manajemen pre-operatif
g. Manajemen pasca-operatif
h. Pemberian kemoterapi
3. Registrasi Kanker
4. Terapi Rehabilitasi dan Manajemen Nyeri
5. Terapi paliatif dan Eutanasia


















 15
10 Keahlian Pembedahan Klinik
1. Kanker Vulva
2. Kanker Vagina
3. Kanker Serviks
4. Kanker Uterus
5. Kanker Tuba dan Ovarium
6. Keganasan Trofoblas
7. Limfadenektomi Pelvis / Paraaorta
8. Omentektomi
9. Eksenterasi
10. Komplikasi Pembedahan



















 30
11 Penelitian
1. ‘Journal Reading’
2. Kritisi Jurnal
3. Metodologi Penelitian
4. Proposal Penelitian
5. Penelitian
6. Presentasi Hasil Penelitian
7. Presentasi Hasil Registrasi






 18
TOTAL SKS 78
3.2.4 Kurikulum Keminatan Obstetri Sosial / Obsos Prodi Obstetri dan Ginekologi

TABEL 3.4 : Kurikulum Keminatan Obstetri Sosial Prodi Obstetri dan Ginekologi
Bagian Materi SKS Pelaksanaan
BA BP TOTAL
Semester I
Bagian I
Pendidikan dasar ilmiah Materi dasar umum
1. Etika profesi dan humanisme (2)
2. Metodologi penelitian (2)
3. Epidemiologi klinik dan kedokteran berbasis bukti (2)

Materi dasar khusus
1. Biologi molekuler (2)
2. Genetika kedokteran (2)
3. Farmakologi klinik (2) 6

6 Referensi :
1. FIGO
2. Buku Etika POGI
3. Buku Bunga Rampai

Modul:
Wajib untuk mengikuti Modul Evidence Based Medicine (EBM)*
Subtotal SKS 12
Semester II
Bagian II
Pendidikan Bidang peminatan Obstetri Ginekolgi Sosial 1. Mengembangkan sistem pendidikan dan pelatihan di bidang obstetri dan ginekologi
1.1. Falsafah Ilmu Obstetri dan Ginekologi Sosial
1.2. Perkembangan Obstetri dan Ginekologi Sosial

1.3. Program pendidikan di bidang Obstetri dan Ginekologi
1.4. Program kendali mutupendidikan di bidang obstetri dan ginekologi:
1.5. Program pengawasan dan penilaian program pendidikan
1.6. Program pelatihan di bidang obstetri dan ginekologi 6

2. Mengembangkan manajemen program obstetri dan ginekologi dan manajemenpelayanan program obstetri dan ginekologi
2.1. Manajemen program
2.1.1 Perencanaan Implementasi dan Evaluasi
2.1.2 Clinical Leadership
2.2. Implementasi Best Practice Obstetri dan Ginekologi Sosial
2.3. Manajemen Patient Safety
2.4. Organisasi pelayanan terpadu kesehatan perempuan
2.4.1 Remaja
2.4.2 Usia Lanjut
2.4.3 Perempuan Pra Nikah
2.4.4 Deteksi Dini Kanker ginekologi
2.5. Manajemen perumahsakitan
2.6. Manajemen pengelolaan pelayanan Obstetri dan Ginekologi
2.7. Continous Quality Improvement System:
2.7.1. Fasilitas Pelayanan Dasar
2.7.2. Fasilitas Pelayanan Rujukan
2.8. Sudut pandang ekonomis terkait bidang Obstetri dan Ginekologi
2.9.Pemasaran Sosial (Social Marketing) Pelayanan Obstetri dan Ginekologi
2.10 Pelayanan Obstetri dan Ginekologi di Fasilitas Pelayanan Dasar dan Rujukan 6
– Modul SLLO HOGSI*

– Versi JCI 2014
– JCI 2014 dan Bunga Rampai
Subtotal SKS 12
Semester III
Bagian III
Pendidikan Bidang peminatan Obstetri
Ginekolgi Sosial 3. Masalah psikososial dan psikosomatik dalam Obstetri dan ginekologi
3.1. Aspek Psikososioantropologi dalam bidang Obstetri dan Ginekologi
3.2. Aspek Antropologi Kesehatan dalam bidang Obstetri dan Ginekologi
3.3. Aspek Sosiologi Kesehatan dalam bidang Obstetri dan Ginekologi
3.4. Aspek Psikosomatik dalam Obstetri dan Ginekologi
3.5. Seksologi dalam Obstetri dan Ginekologi Sosial
3.6. Hubungan Dokter Pasien pada pengelolaan pasien Obstetri dan Ginekologi
3.7. Analisis Demografi dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Obstetri dan Ginekologi

4. Masalah etik medikolegal dalam bidang obstetri dan ginekologi
4.1. Etika Profesi Kedokteran
4.1.1 Etika Hubungan Dokter dan Dokter
4.1.2 Etika Hubungan Dokter dan Pasien
4.1.3 Etika Hubungan Dokter dan Rumah Sakit (termasuk Fraud)
4.1.4 Etika Komunikasi di bidang Pelayanan Kesehatan
4.1.5 Empati dalam Bidang Obstetri dan Ginekologi (Beneficence, Non Maleficience, Autonomy, dan Justice)
4.2 Medikolegal Obstetri Ginekologi
4.2.1 Informed Consent
4.2.2 Rahasia Medik
4.2.3 Rekam Medik

4.3 Aspek Medikolegal Pelayanan di Rumah sakit
4.3.1 “Fetus as a patient” dan Aborsi
4.3.2 Tanggung Jawab Hukum Rumah Sakit dalam menghadapi tuntutan malpraktek
4.3.3 Aspek Hukum Bedah Obstetri dan Ginekologi
4.3.3.1 Seksio Sesarea tanpa indikasi medik
4.3.3.2 Aspek Hukum Operatif Ginekologi Tanpa Indikasi
4.4 Resiko Medik dan Malpraktek
6
Referensi : ** dengan Prof. Hakimi -> Buku Clinical ethics, Albert R. Jonsen
1. Buku Hukum Jusuf Hanafiah
2. Buku Hukum Jacobalis
3. Buku Prof. Wilachandra Wila
4. Buku Hukum Gulardi
5. Buku dr. Hj. Ani Isfandiarie Sp.An
6. Buku Etichal decision making Prof. Biran
7. UU Kesehatan No 36 tahun 2099
8. PP No.61 tahun 2014 tentang Kespro
9. HTA
5. Bioetika dan Humaniora Terkait Pelayanan Obstetri dan Ginekologi
5.1 Euthanasia
5.2 Teknologi Reproduksi Berbantu
5.3 Surrogate Mother
5.4 Transplantasi Organ Reproduksi
5.5 Stem cell
2 1. FIGO (stem cell)
2. Ethical issues FIGO 2012
6. Visum et repertum di bidang Obstetri dan Ginekologi 1
Subtotal SKS 13
Semester IV
Bagian IV
Penerapan Keprofesian Materi penerapan keprofesian bidang
Obstetri dan Ginekologi Sosial

1. Konsultasi manajemenpelayanan program obstetri dan ginekologi;
1.1 APN
1.2 PONED
1.3 CTU
1.4 AKDR PP
1.5 Sistim Rujukan
1.6 P4K (Persiapan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi)
1.7 Breast and Cervical Cancer Skrining
1.8 PONEK
1.9 Duta 1000 Hari Pertama Kehidupan
2. Konsultasi penatalaksanaan psikososial dan psikosomatik dalam Obstetri dan ginekologi
3. Konsultasi penyelesaian masalah etik medikolegal dalam bidang
obstetri dan ginekologi
4. Mengevaluasi dan mengimplemantasikan program pemerintah terkini.
5. Melaksanakan audit medik dan audit klinik;
5.1 Otopsi Verbal
5.2 Kajian Kematian di Fasilitas Kesehatan
5.3 Nearmiss
5.4 Confidential Inquiry(Termasuk Investigasi Kasus Patient Safety)
5.5 Audit Klinik
1. Audit KB
6
1
2
2

2
– Modul APN JNPKKR
– Modul PONED
– Modul CTU
– Modul AKDR PP, Modul Implan
– Bunga Rampai
– Buku Panduan PONEK 24 jam
– Buku Panduan Pelayanan KB Rumah Sakit
– Modul Deteksi dini Kanker Mulut rahim dan Kanker Payudara
– Modul 1000 HPK
– Pedoman dan petunjuk teknis pelayanan kesehatan reproduksi terpadu tingkat dasar 2014
– Buku DEPKES mengenai audit

– Buku acuan dari BKKBN
Subtotal SKS 13
Penilaian SKS lainnya
Bagian IV Penguasaan keterampilan/kegiatan ilmiah riset Materi penerapan Akademik
1. Mengembangkan keilmuan di bidang obstetri dan ginekologi sosial dengan riset dan publikasi ilmiah.
1.1. Aspek Epidemiologi klinik
dalam bidang Obstetri dan Ginekologi
1.2. Penelitian Operasional/Penelitian Implementasi dalam Obstetri dan Ginekologi
1.3. Penulisan Makalah Ilmiah
1.4. Pembuatan Materi Presentasi Ilmiah yang berkelas Internasional

2. Pendidikan
2.1 Teknik Pengajaran Klinis dengan pendekatan CBT dan Mastery Learning
2.2 Assesment dan Perbaikan Pembelajaran dan Kualitas Luaran
3. Pelatihan
3.1 Ilmu Ketrampilan Melatih Ketrampilan Klinik (CTS)
3.2 Ilmu Ketrampilan Melatih Calon Pelatih Klinik (ATS)
4
2

4
– Modul CTS JNPKKR
– Modul ATS JNPKKR
3.Publikasi penelitian 2
4.Tesis
4.1 Sari Pustaka (SM II)
4.2 Proposal Penelitian (SM II)
4.3 Seminar hasil (SM III)
4.4 Ujian Tesis (SM IV) 6

5.Tugas Lapangan (Ujian Portofolio)
5.1 Pembuatan Proposal
5.2 Pelaksanaan
5.3 Pembuatan Laporan 4 – Melaksanakan Project salah satu modul acuan
Subtotal SKS 22
Total SKS 72

*Modul yang wajib diikuti
Keterangan :
BA = Bobot akademik
BP = Bobot profesi
3.2.5. Kurikulim Keminatan Uroginekologi Prodi Obstetri dan Gynekologi

Keminatan Uroginekologi ini merupakan keminatan yang paling baru 2016, sehingga masih belum melakukan pendidikan / lulusan subspesialis nya. Adapun Kurikulum yang disepakati adalah sebagai berikut.

TABEL3.5.1 : Kurikulum Keminatan Uroginekologi Prodi Obstetri dan Ginekologi
BAGIAN KURIKULUM SEMESTER 1 SEMESTER 2 SEMESTER 3 SEMESTER 4 SEMESTER 5
SEMESTER ^ JUMLAH SKS
Bagian 1

Pendidikandasarilmiah MDU (4 SKS)

• Falsafah illmu pengetahuan dan metodologi
• Metodologi penelitian lanjut
• Statistik lanjut

• Penelitian’
• Laporan kasus Khusus
• Stase Rumah Sakit jejaring
• Review Journal 4
MDK (4 SKS)

• Biomolekuler dan genetika kedokteran
• Farmakologi Klinik 4
Bagian 2

Pendidikanbidangkhusus

Uroginekologi MKS (4 SKS)
(koordinasidengandivisi lain) 4
MKK (3 SKS)

• Embriologi
• Fisiologi
• Patofisiologi Urogenitalia
• Pemeriksaan dasar urogenital
• Persiapan dan Perawatan pasca Operasi, Teknik bedah dasar
MKK (3 SKS)

• Prolaps Organ pelvik
• Gangguan berkemih
• Gangguan defekasi
MKK (3 SKS)

• Trauma urogenital
• Infeksi Urogenital
• Tumor Jinak urogenital MKK (3 SKS)
• Disfungsi Seksual
• Kelainan kongenital urogenital 14
Bagian 3

Penguasaanilmiahrisetdanketrampilan MPA (2 SKS)

• Tugas baca
• Kuliah khusus
• Diskusi tutorial
• Sajian khusus
• Pembacaan journal
• Referat
MPA (5 SKS)

• Tugas baca
• Kuliah khusus
• Diskusi tutorial
• Sajian khusus
• Pembacaan journal
• Referat
• Usulan penelitian
• Melakukan penelitian

MPK (3 SKS)

• Tata laksana pasien gawat darurat
• Tata laksana pasien rawat jalan
Tata laksana pasien rawat inap MPA (6 SKS)
• Tugas baca
• Kuliah khusus
• Diskusi tutorial
• Sajian khusus
• Pembacaan journal
• Referat
• melakukan penelitian
• Menyelesaikan penelitian

MPK (8 SKS)

• Tata laksana pasien gawat darurat
• Tata laksana pasien rawat jalan
• Tata laksana pasien rawat inap
• Tata laksana bidang khusus uroginekologi
• Prosedur obstetric ginekologi spesialistik
• Prosedur obstetric ginekologi subspesialistik
• Sebagai konsultan di bawah bimbingan (menjawab konsultasi dari divisi atau bagian lain
MPA (2 SKS)
• Publikasi hasil penelitian (sebagai peneliti utama minimal 2 makalah) dimuat dalam jurnal ilmiah asional terakreditasi atau internasional
• Presentasi karya ilmiah tingkat nasional, regional, atau internasional (minimal 2x)

MPK (11 SKS)

• Tata laksana pasien gawat darurat
• Tata laksana pasien rawat jalan
• Tata laksana pasien rawat inap
• Tata laksana bidang khusus uroginekologi
• Prosedur obstetric ginekologi spesialistik
• Prosedur obstetric ginekologi subspesialistik
• Sebagai konsultan di bawah bimbingan (menjawab konsultasi dari divisi atau bagian lain
15
22
Bagian 4

Kemampuanmendidik Kegiatanmendidikpesertapendidikandokterspesialis I Kegiatanmendidikpesertapendidikandokterspesialis I Kegiatanmendidikpesertapendidikandokterspesialis I 3
Evaluasi
Menentukanjudul TA Proposal Penelitian Penelitian Hasil
Jumlah SKS 13 16 18 19 66
TABEL 3.5.2 : Pokok Bahasan Modul Keminatan Uroginekologi Prodi Obstetri Ginekologi
No. Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Narasumber Alokasi Waktu Metode Refersi
1 Anatomi dan Fisiologi 1.1 Anatomi ● Kuliah-Tutorial ● Journal Reading ● Diskusi Kasus
1.1.1 Embriologi Div. Urogin 60
1.1.2 Panggul & Dasar Panggul Div Onkologi 60
1.1.3 Alat genitalia Div Urogin 60
1.1.4 Saluran kemih atas & bawah Dept Urologi 60
1.1.5 Vagina dan penyokong Div Urogin 60
1.1.6 Perineum dan Anorectal Div Urogin 60
1.2 Fisiologi
1.2.1 Berkemih Defekasi Div Urogin 120
2 Farmakologi Obat-obat yang berpengaruh pada sistem uroginenital Dept Far-klinik 120 ● Kuliah Tutorial ● Journal Reading ● Diskusi Kasus
3 Patofisiologi pada urogenitalia 3.1 Kehamilan Div Urogin 60 ● Kuliah Tutorial ● Journal Reading ● Diskusi Kasus
3.2 Persalinan Div Urogin
3.3 Menopause dan Ageing Div FER 60
3.4 Komplikasi Pembedahan, Div Onkologi 60
trauma dan radioterapi
4 Keterampilan Diagnosis Klinis 4.1 Anamnesis Div Urogin 60 ● Kuliah Tutorial ● Journal Reading ● Diskusi Kasus ● Pendampingan POLI
4.2 Pemeriksaan Organ Pelvik Div Urogin
4.3 Grading Prolap Div Urogin 60
4.4 Pemeriksaan Tonus dan kekuatan Dept RM 60
dasar panggul
4.5 Pemeriksaan persarafan Dept RM 60
4.6 Pemeriksaan dan interpretasi interpretasi Div Urogin
residual urin, urinalisis, sitologi dan mikrobiologi 60
4.7 Pemeriksaan dan interpretasi daftar Div Urogin 60 ● Kuliah Tutorial ● Journal Reading ● Diskusi Kasus ● Pendampingan POLI
harian berkemih (Macturition Diary)
4.8 Pemeriksaan interprestasi Urodinamik Dept Urologi 60
4.9 Pemeriksaaan mobilitas Urethra Div Urogin 60
4.10 Pemeriksaan Anorektal Div Urogin 60
4.11 Pemeriksaan USG Div Urogin 60
4. 12 Pemeriksaan Fistula Urinarius dan Rektal Div Urogin 60
5
Keterampilan Diagnosis Klinis dan Keterampilan Penanganan Klinis 5.1 Gangguan berkemih
5.1.1 Stress Incontinensia Div Urogin 120 ● Video session ● Bimbingan Operasi ● Journal Reading ● Diskusi Kasus
5.1.2 OAB Div Urogin 60
5.1.3 Interstitial cystitis Div Urogin 60
5.1.4 Rentensio urine Div Urogin 60
5.1.5 Fistula urinarius Div Urogin 120
5.1.6 Transien Inkontinen 60
5.2 Gangguan defekasi
5.2.1 Inkontinensia flatus Div Urogin 60
5.2.2 Inkontinensia fecal Div Urogin 60
5.2.3 Fistula anorectal Div Urogin 60
5.2.4 Konstipasi Div Urogin 60
5.3 Prolapsus Organ pelvik
5.3.1 Prolapsus uteri/ Puncak Vagina Div Urogin 180
5.3.2 Cystourethrocele Div Urogin 60
5.3.3 Enterocele Div Urogin 60
5.3.4 Rectocele Div Urogin 60
5.3.5 Infersio Uteri Div Urogin 60
5.4 Infeksi urogenitalia Div Urogin 60
5.5 Tumor jinak urogenitalia ● Video session ● Bimbingan Operasi ● Journal Reading ● Diskusi Kasus
5.5.1 Diverticele Div Urogin 120
5.5.2 Gardner cyst Div Urogin
5.5.3 Bartholin cyst Div Urogin
5.5.4 Tumor jinak lain Div Urogin
5.6 Kelainan kongenital/pasca trauma-operasi
5.6.1 Agenesis vagina Div Urogin 60
5.6.2 Sinekia vagina Div Urogin 60
5.6.3 Septum vagina Div Urogin 60
5.6.4 Klitoromegali/ CAH Div FER 60
5.6.5 Kelainan servik/ Inkompetensia servik Div Urogin 60
5.6.6 Kelainan uterus Div Urogin 60
5.6.7 Ruptura perinei Div Urogin 60
5.6.8 Kelainan introitus vagina Div Urogin 60
5.7 Disfungsiseksual DivUrogin 60
5.8 PersiapandanPerawatanpascaOperasi, Teknikbedahdasar Div. Onkologi 180
6 Penelitian epidemiologi dan Advanced Research Koord. Penelitian Dep 120
7 Keterampilan Belajar Mengajar/ Coaching 7.1 Alih pengetahuan P2KT 120
7.2 Alih keterampilan 120
7.3 Keterampilan demontrasi 120
7.4 Keterampilan bimbingan 120